Artikel
PKBM Cahaya Obor Nusantara Buka Program Beasiswa Pendidikan, Beri Kesempatan Kedua bagi Anak Putus Sekolah
Malang – Kesempatan untuk kembali mengenyam pendidikan kini kembali dibuka. PKBM Cahaya Obor Nusantara secara resmi membuka pendaftaran peserta didik baru sekaligus menghadirkan sejumlah program beasiswa bagi masyarakat yang mengalami putus sekolah, membutuhkan ijazah kesetaraan, maupun ingin melanjutkan pendidikan melalui program Kejar Paket A, B, dan C.
Program ini menjadi bagian dari komitmen PKBM Cahaya Obor Nusantara dalam memperluas akses pendidikan nonformal yang inklusif, fleksibel, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya ditujukan bagi usia sekolah, program ini juga terbuka bagi pekerja, ibu rumah tangga, hingga masyarakat umum yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal.
Pendiri PKBM Cahaya Obor Nusantara, Syaifudin Zuhri, S.Pd, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang harus menghentikan pendidikan karena persoalan ekonomi, pekerjaan, maupun kondisi keluarga. Oleh sebab itu, PKBM Cahaya Obor Nusantara hadir sebagai ruang untuk memberikan kesempatan kedua agar masyarakat dapat meraih ijazah yang diakui negara.
"Masih banyak masyarakat yang memiliki semangat belajar, tetapi terkendala biaya maupun waktu. Melalui berbagai program beasiswa dan sistem pembelajaran yang fleksibel, kami ingin memastikan bahwa siapa pun tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan memperoleh ijazah resmi," ujar Syaifudin.
Selain menyediakan pembelajaran berbasis kurikulum nasional, PKBM Cahaya Obor Nusantara juga menerapkan sistem kelas yang fleksibel sehingga peserta didik dapat menyesuaikan jadwal belajar dengan aktivitas sehari-hari. Model pembelajaran ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang bekerja maupun memiliki kesibukan lain tanpa harus meninggalkan tanggung jawabnya.
Pada tahun ajaran ini, PKBM Cahaya Obor Nusantara membuka beberapa skema beasiswa yang dapat dimanfaatkan masyarakat, di antaranya:
Beasiswa Rekomendadi Kepala Desa, sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang direkomendasikan pemerintah desa.
Beasiswa Kader IPNU dan IPPNU Kabupaten Malang, sebagai apresiasi terhadap kader muda yang aktif dalam organisasi pelajar Nahdlatul Ulama agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Beasiswa Rekomendasi Anggota Dewan, melalui rekomendasi Hj. Jajuk Rendra Kresna, S.E., M.M., anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang lebih luas.
Keberadaan berbagai program beasiswa tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menekan angka putus sekolah di Kabupaten Malang. Pendidikan kesetaraan tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua, melainkan sebagai solusi nyata bagi mereka yang ingin kembali membangun masa depan melalui pendidikan.
PKBM Cahaya Obor Nusantara mengajak seluruh masyarakat yang belum memiliki ijazah SD, SMP, maupun SMA sederajat untuk memanfaatkan kesempatan ini. Dengan proses pembelajaran yang mudah diakses, biaya yang terjangkau, serta dukungan berbagai program beasiswa, setiap orang memiliki peluang yang sama untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
Pendaftaran peserta didik baru telah dibuka. Masyarakat yang berminat dapat segera menghubungi panitia penerimaan peserta didik PKBM Cahaya Obor Nusantara untuk memperoleh informasi mengenai persyaratan administrasi, jadwal pembelajaran, serta mekanisme pengajuan beasiswa.
Melalui program ini, PKBM Cahaya Obor Nusantara berharap dapat menjadi jembatan lahirnya generasi yang lebih berpendidikan, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Sebab, tidak ada kata terlambat untuk kembali belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
*) Oleh : Syaifudin Zuhri, S.Pd., Pendiri PKBM Cahaya Obor Nusantara
Program ini menjadi bagian dari komitmen PKBM Cahaya Obor Nusantara dalam memperluas akses pendidikan nonformal yang inklusif, fleksibel, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya ditujukan bagi usia sekolah, program ini juga terbuka bagi pekerja, ibu rumah tangga, hingga masyarakat umum yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal.
Pendiri PKBM Cahaya Obor Nusantara, Syaifudin Zuhri, S.Pd, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang harus menghentikan pendidikan karena persoalan ekonomi, pekerjaan, maupun kondisi keluarga. Oleh sebab itu, PKBM Cahaya Obor Nusantara hadir sebagai ruang untuk memberikan kesempatan kedua agar masyarakat dapat meraih ijazah yang diakui negara.
"Masih banyak masyarakat yang memiliki semangat belajar, tetapi terkendala biaya maupun waktu. Melalui berbagai program beasiswa dan sistem pembelajaran yang fleksibel, kami ingin memastikan bahwa siapa pun tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan memperoleh ijazah resmi," ujar Syaifudin.
Selain menyediakan pembelajaran berbasis kurikulum nasional, PKBM Cahaya Obor Nusantara juga menerapkan sistem kelas yang fleksibel sehingga peserta didik dapat menyesuaikan jadwal belajar dengan aktivitas sehari-hari. Model pembelajaran ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang bekerja maupun memiliki kesibukan lain tanpa harus meninggalkan tanggung jawabnya.
Pada tahun ajaran ini, PKBM Cahaya Obor Nusantara membuka beberapa skema beasiswa yang dapat dimanfaatkan masyarakat, di antaranya:
Beasiswa Rekomendadi Kepala Desa, sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang direkomendasikan pemerintah desa.
Beasiswa Kader IPNU dan IPPNU Kabupaten Malang, sebagai apresiasi terhadap kader muda yang aktif dalam organisasi pelajar Nahdlatul Ulama agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Beasiswa Rekomendasi Anggota Dewan, melalui rekomendasi Hj. Jajuk Rendra Kresna, S.E., M.M., anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang lebih luas.
Keberadaan berbagai program beasiswa tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menekan angka putus sekolah di Kabupaten Malang. Pendidikan kesetaraan tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua, melainkan sebagai solusi nyata bagi mereka yang ingin kembali membangun masa depan melalui pendidikan.
PKBM Cahaya Obor Nusantara mengajak seluruh masyarakat yang belum memiliki ijazah SD, SMP, maupun SMA sederajat untuk memanfaatkan kesempatan ini. Dengan proses pembelajaran yang mudah diakses, biaya yang terjangkau, serta dukungan berbagai program beasiswa, setiap orang memiliki peluang yang sama untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
Pendaftaran peserta didik baru telah dibuka. Masyarakat yang berminat dapat segera menghubungi panitia penerimaan peserta didik PKBM Cahaya Obor Nusantara untuk memperoleh informasi mengenai persyaratan administrasi, jadwal pembelajaran, serta mekanisme pengajuan beasiswa.
Melalui program ini, PKBM Cahaya Obor Nusantara berharap dapat menjadi jembatan lahirnya generasi yang lebih berpendidikan, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Sebab, tidak ada kata terlambat untuk kembali belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
*) Oleh : Syaifudin Zuhri, S.Pd., Pendiri PKBM Cahaya Obor Nusantara